Langsung ke konten utama

Kenapa Ngecas HP di Mobil Lama? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Ngecas HP di Mobil Lama? Ini Cara Mengatasinya

Seringkali ketika mengisi daya HP di mobil terasa sangat lama. Hal ini dikarenakan sebagian besar port USB bawaan mobil masih mengandalkan standar USB 2.0 lama yang hanya mampu menyalurkan daya sebesar 2,5 watt.

Dilansir BGR, Selasa , kecepatan pengisian daya HP bergantung pada kombinasi voltase, ampere, dan watt yang dihasilkan sumber listrik.

Pengisi daya HP modern umumnya memiliki spesifikasi lima hingga sembilan volt dan sekitar dua ampere.

Di rumah, colokan dinding mampu mengalirkan daya besar yang mendukung pengisian cepat. Sebaliknya, port USB mobil konvensional terkadang hanya mengalirkan arus sebesar setengah ampere, jauh dari kebutuhan daya HP modern, yaitu 20 watt atau lebih.

Kecepatan pengisian daya kini sedikit meningkat sejak mobil mulai mengadopsi teknologi USB-C, memungkinkan pengisian daya perangkat hingga 20 kali lebih cepat dibandingkan USB-A pada kondisi optimal.

Namun, sebagian besar port di dalam mobil masih menggunakan teknologi lama yang tidak sanggup mengimbangi kapasitas baterai HP masa kini.

HP mengisi daya dengan sangat lambat karena port USB di mobil memiliki keluaran daya terbatas. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencolokkan adaptor USB-C fast charging ke soket daya 12 volt atau pemantik rokok di dasbor mobil.

Dengan kabel yang mendukung pengisian cepat, adaptor ini mampu mengalirkan daya hingga 75 watt ke HP kamu.

Perlu dicatat, pengisian daya cepat secara terus-menerus dapat berdampak buruk pada baterai HP akibat panas berlebih. Risiko ini akan semakin parah jika kamu menjalankan aplikasi berat secara bersamaan, seperti menggunakan navigasi GPS atau Android Auto di dalam mobil.

Solusi terbaik adalah dengan tidak menggunakan adaptor cepat di mobil secara terus menerus dan manfaatkan saat berada di situasi darurat saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HP Kena Air Direndam Beras Justru Berbahaya, Ini Faktanya

HP masa kini memang semakin canggih serta dilengkapi sertifikasi ketahanan air. Namun, bukan berarti air sudah tidak berbahaya bagi perangkat. Saat HP kena air, banyak orang akan langsung mengambil beras. Mengutip How To Geek, Selasa , beras memang berbahan kering dan sangat efektif menyerap cairan mirip seperti kantong silica gel. Meski ada benarnya, metode lama ini justru bisa semakin membahayakan HP kamu karena memiliki beberapa efek samping. Awal Mula Mitos Tersebar Mitos merendam HP yang terkena air ke dalam beras sudah ada sejak dulu bahkan sebelum era smartphone. Metode ini mulai populer di internet sekitar pertengahan 2000-an. Salah satu catatan awal di media umum muncul pada postingan Lifehacker edisi Juni 2007. Saat itu, seorang pembaca mengklaim bahwa beras efektif menyerap kelembapan di sekitar HP. Di tengah kekhawatiran pengguna akan rusaknya HP mahal mereka, metode beras dengan cepat diterima sebagai solusi yang praktis dan murah. Sayangnya, anggapan beras menyelamatkan ...