Langsung ke konten utama

Dianggap Berbahaya, Regulator Inggris Selidiki Fitur Instagram Instants

Dianggap Berbahaya, Regulator Inggris Selidiki Fitur Instagram Instants

Ofcom, regulator komunikasi Inggris, tengah menyelidiki Meta terkait peluncuran fitur Instagram Instants. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim foto yang akan menghilang setelah dilihat.

Dikutip dari BBC, Rabu , Ofcom menilai Meta mungkin belum memenuhi kewajibannya berdasarkan Online Safety Act karena tidak melakukan penilaian risiko yang cukup sebelum Instants diluncurkan.

“Perubahan signifikan pada platform harus dinilai risikonya sebelum diluncurkan,” ujar Direktur Penegakan Ofcom, George Lusty.

Investigasi ini akan menentukan apakah Meta sudah melakukan illegal content risk assessment dan children's risk assessment sebelum menghadirkan Instants kepada pengguna.

Berdasarkan aturan keamanan online Inggris, platform seperti Meta wajib melakukan penilaian risiko dan memperbaruinya secara berkala.

Aturan ini mencakup upaya menangani konten ilegal di dalam layanan mereka. Platform juga harus menunjukkan langkah yang diambil untuk mencegah anak-anak menemukan konten yang dianggap berbahaya.

Konten yang berbahaya meliputi pornografi, konten yang mendorong self-harm atau bunuh diri, serta materi kasar, penuh kebencian, dan perundungan.

Ofcom menaruh perhatian pada karakteristik Instants yang membuat foto menghilang setelah dilihat. Fitur semacam ini sebelumnya juga disebut memiliki risiko tertentu bagi pengguna anak dan remaja.

Meta membantah telah mengabaikan kewajiban regulasi. Perusahaan mengatakan sudah melakukan analisis risiko dan beberapa kali memberikan informasi kepada Ofcom sebelum Instants diluncurkan.

Instagram memperkenalkan Instants pada Mei 2026 sebagai cara untuk membagikan foto secara spontan. Foto yang dikirim hanya bisa dilihat oleh pengguna yang masuk daftar close friends atau akun yang saling mengikuti.

Meta juga menyediakan sejumlah perlindungan untuk fitur ini, terutama bagi pengguna dengan Teen Accounts.

Perlindungan itu mencakup pencegahan screenshot, fitur membagikan ulang, dan meneruskan foto.

Meski begitu, Ofcom ingin memastikan aspek keamanan sudah diperhitungkan sebelum Instants tersedia bagi pengguna.

Lusty menegaskan prinsip keamanan perlu dibangun sejak awal, bukan baru ditambahkan setelah sebuah fitur diluncurkan.

Investigasi ini berlangsung ketika Meta, TikTok, dan X juga tengah menantang sejumlah langkah penegakan Ofcom melalui proses judicial review. Ketiganya mempersoalkan permintaan informasi yang diajukan regulator.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HP Kena Air Direndam Beras Justru Berbahaya, Ini Faktanya

HP masa kini memang semakin canggih serta dilengkapi sertifikasi ketahanan air. Namun, bukan berarti air sudah tidak berbahaya bagi perangkat. Saat HP kena air, banyak orang akan langsung mengambil beras. Mengutip How To Geek, Selasa , beras memang berbahan kering dan sangat efektif menyerap cairan mirip seperti kantong silica gel. Meski ada benarnya, metode lama ini justru bisa semakin membahayakan HP kamu karena memiliki beberapa efek samping. Awal Mula Mitos Tersebar Mitos merendam HP yang terkena air ke dalam beras sudah ada sejak dulu bahkan sebelum era smartphone. Metode ini mulai populer di internet sekitar pertengahan 2000-an. Salah satu catatan awal di media umum muncul pada postingan Lifehacker edisi Juni 2007. Saat itu, seorang pembaca mengklaim bahwa beras efektif menyerap kelembapan di sekitar HP. Di tengah kekhawatiran pengguna akan rusaknya HP mahal mereka, metode beras dengan cepat diterima sebagai solusi yang praktis dan murah. Sayangnya, anggapan beras menyelamatkan ...